Tentang alat ini
Kalkulator Superheat & Subcooling adalah alat HVAC gratis berbasis browser yang mengonversi suhu saluran terukur dan tekanan gauge menjadi superheat dan subcooling aktual dari sistem yang berjalan dan membandingkannya dengan target untuk menilai muatan refrigeran. Alat ini menggunakan tabel tekanan-suhu (P-T) bawaan untuk R-410A, R-22, R-32, dan R-134a: tekanan sisi rendah (suction) memberikan suhu saturasi evaporator, dan tekanan sisi tinggi (liquid) memberikan suhu saturasi kondensor.
Semuanya dihitung secara lokal di browser Anda dan tidak ada yang Anda masukkan ditransmisikan. Superheat aktual adalah suhu saluran suction dikurangi suhu saturasi suction — derajat uap yang telah dipanaskan melewati titik didih, melindungi kompresor dari cairan. Subcooling aktual adalah suhu saturasi liquid dikurangi suhu saluran liquid — derajat cairan yang telah didinginkan di bawah titik kondensasi, memastikan kolom cairan penuh menuju perangkat metering. Untuk sistem TXV atau EEV, subcooling adalah indikator muatan utama, dengan default produsen sekitar 8–12°F; untuk sistem fixed-orifice (piston), superheat adalah utama, dan target diperkirakan dari rumus charging-chart standar (3 × wet-bulb dalam ruangan − 80 − dry-bulb luar) ÷ 2, dibatasi minimal 5°F.
Putusan mengikuti aturan klasik: superheat rendah atau subcooling tinggi menunjukkan kelebihan muatan (atau aliran udara terbatas), sementara superheat tinggi atau subcooling rendah menunjukkan kekurangan muatan atau pembatasan saluran liquid. Ini adalah bantuan teknisi yang informatif, bukan pengganti instruksi pengisian dari produsen peralatan — selalu konfirmasikan nilai target dan kondisi pada pelat data atau charging chart unit sebelum menyesuaikan muatan.