UTILS.
100% di peramban
🔧

Kalkulator Torsi Baut

Hitung torsi pengencangan yang dibutuhkan untuk mencapai preload baut target menggunakan T = K·D·F, untuk pengencang metrik kelas 8.8/10.9/12.9 dan SAE Grade 2/5/8.

Pilih ukuran ulir, grade, dan pelumasan. Torsi T = K·D·F mengembangkan preload target (default 75% dari beban proof).

Tentang alat ini

Kalkulator Torsi Baut adalah alat pengencang gratis berbasis peramban yang memberikan torsi pengencangan yang diperlukan untuk mengembangkan preload target (gaya jepit) pada baut, menggunakan relasi torsi-tegangan bentuk-pendek T = K·D·F. Di sini K adalah nut factor untuk kondisi pengencang, D adalah diameter nominal, dan F adalah preload. Pilih ukuran ulir, grade atau kelas properti, dan kondisi pelumasan. Semua perhitungan berjalan secara lokal di peramban Anda.

Preload default ke persentase beban proof: F = (preload %) × At × σ_proof, di mana At adalah luas tegangan tarik ulir dan σ_proof adalah kekuatan proof grade — metrik kelas 8.8 menggunakan 580 MPa, 10.9 menggunakan 830 MPa, dan 12.9 menggunakan 970 MPa (SAE Grade 2, 5, dan 8 menggunakan 379, 586, dan 827 MPa). Perhatikan bahwa tegangan proof standar ISO 898-1 untuk kelas 10.9 adalah 830 MPa, bukan 720 MPa yang kadang dikutip. Nut factor K mencerminkan gesekan: sekitar 0,20 kering, 0,22 lapis seng, 0,16 dilumasi ringan, dan 0,10 untuk moly atau wax. Torsi mengikuti sebagai T = K·D·F dan dilaporkan dalam N·m dan lbf·ft, bersama preload dalam newton dan pound-force. Anda juga dapat menimpa preload langsung dalam newton.

Sebagai contoh terselesaikan, baut M10 kelas 8.8 (At = 58 mm², proof 580 MPa) dikencangkan hingga 75% proof memiliki preload F = 0,75 × 58 × 580 ≈ 25.230 N; kering (K = 0,20) torsinya T = 0,20 × 0,010 × 25.230 ≈ 50,5 N·m (sekitar 37 lbf·ft). Ini adalah perkiraan — nut factor tersebar ±25% dalam praktik, jadi gunakan metode terkalibrasi (kendali sudut atau tegangan) untuk sambungan kritis.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu rumus torsi-tegangan?
Relasi bentuk-pendek adalah T = K·D·F, di mana T adalah torsi, K nut factor tanpa dimensi (kondisi gesekan), D diameter nominal baut, dan F preload atau gaya jepit target. Ini adalah pendekatan — nut factor biasanya tersebar sekitar ±25%, jadi memperkirakan bukan menjamin preload.
Bagaimana preload ditentukan?
Secara default alat menetapkan preload ke persentase (75% secara default) dari beban proof baut: F = %·At·σ_proof, di mana At adalah luas tegangan tarik dan σ_proof kekuatan proof grade (8.8 = 580 MPa, 10.9 = 830 MPa, 12.9 = 970 MPa). Anda juga dapat mengetik preload persis dalam newton untuk menimpanya.
Nut factor K apa yang harus saya gunakan?
K menangkap gesekan gabungan ulir dan bawah-kepala: sekitar 0,20 untuk baja kering polos, 0,22 lapis seng, 0,16 diminyaki ringan, dan 0,10 untuk lapisan molibdenum-disulfida atau wax. K yang lebih rendah berarti lebih sedikit torsi yang hilang ke gesekan, jadi torsi yang sama menghasilkan lebih banyak preload.
Mengapa kekuatan proof 10.9 adalah 830 MPa di sini?
Tegangan proof nominal dalam ISO 898-1 untuk kelas properti 10.9 adalah 830 MPa; nilai 720 MPa kadang dikutip secara keliru. Alat ini menggunakan standar 580 / 830 / 970 MPa untuk kelas 8.8 / 10.9 / 12.9, jadi angka preload dan torsinya cocok dengan tabel pengencang yang diterbitkan.

Alat lainnya